Iklan-atas-was-info1

Tugas dan peran guru BK di sekolah

Tugas dan peran guru BK
Tugas dan Peran Guru BK di Sekolah - Implementasi kegiatan Bimbingan Konseling (BK) dalam pelaksanaan Kurikulum di sekolah sangat menentukan keberhasilan proses belajar-mengajar. Hal ini disebabkan karena peranan guru BK dalam pelaksanaan kegiatan Bimbingan dan Konseling sangat penting dalam rangka mengefektifkan pencapaian tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan.

Setidaknya ada sembilan peran guru BK dalam kegiatan Bimbingan dan Konseling, yaitu:
  1. Informator, guru BK diharapkan sebagai pelaksana cara mengajar informatif, laboratorium, studi lapangan, dan sumber informasi kegiatan akademik maupun umum. 
  2. Organisator, guru BK sebagai pengelola kegiatan Bimbingan dan Konseling. 
  3. Motivator, guru BK harus mampu merangsang dan memberikan dorongan serta reinforcement untuk mendinamisasikan potensi siswa, menumbuhkan swadaya (aktivitas) dan daya cipta (kreativitas) sehingga akan terjadi dinamika di dalam proses belajar-mengajar. 
  4. Director, guru BK harus dapat membimbing dan mengarahkan kegiatan Bimbingan dan Konseling sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan. 
  5. Inisiator, guru BK sebagai pencetus ide dalam proses Bimbingan dan Konseling. 
  6. Transmitter, guru BK bertindak selaku penyebar kebijaksanaan dalam pendidikan dan pengetahuan. 
  7. Fasilitator, guru BK akan memberikan fasilitas atau kemudahan dalam proses belajar-mengajar. 
  8. Mediator, guru sebagai penengah dalam kegiatan belajar siswa. 
  9. Evaluator, guru BK mempunyai otoritas untuk mengevaluasi anak didik dalam bidang akademik maupun tingkah laku sosialnya, sehingga dapat menentukan bagaimana anak didiknya berhasil atau tidak. 
Dalam uraian tugasnya, guru Bimbingan dan Konseling atau lebih dikenal dengan sebutan guru BK adalah jabatan guru yang sangat esensial. Karena keberadaan mereka sangat dibutuhkan oleh siswa untuk berbagi mengungkapkan segala permasalah yang dihadapi dalam mengikuti pelajaran. Siswa juga biasanya membutuhkan guru BK sebagai orang yang bisa diajak curhat, berbicara yang bersifat pribadi dan secara hati-hati untuk mengarahkan mereka dalam memilih jenjang karir yang sesuai minat dan bakat yang dimiliki oleh siswa tersebut atau pilihan untuk melanjutkan pendidikan setelah lulus nanti.

Masing-masing satuan pendidikan pasti telah menetapkan standar, kriteria, fungsi, dan tugas-tugas untuk seorang guru BK yang bertugas di sekolah tersebut. Standar, kriteria, fungsi, dan tugas-tugas tersebut disusun menjadi aturan yang harus selalu ditaati dan menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas-tugas sehari-hari.

Tentu saja standar, kriteria, fungsi, dan tugas-tugas tersebut berbeda antara sekolah yang satu dengan sekolah yang lainya. Hal demikian dapat disebabkan oleh visi dan misi sekolah, kondisi, lingkungan, dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi.

Namun, secara umum peran dan tugas guru BK di sekolah adalah membantu kepala sekolah dalam kegiatan sebagai berikut:
  1. Peyususanan program dan pelaksanaan bimbingan dan konseling 
  2. Kerjasana dan selalu koordinasi dengan wali kelas dalam rangka mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa tentang kesulitan belajar 
  3. Memberikan layanan dan dukungan serta motifasi kepada siswa agar lebih berprestasi dalam kegiatan belajar 
  4. Memberikan saran dan pertimbangan kepada siswa dalam memperoleh gambaran tentang lanjutan pendidikan dan lapangan pekerjaan yang sesuai 
  5. Mengadakan penilaian pelaksanaan bimbingan dan konseling 
  6. Menyusun statistik hasil penilaian bimbingan dan konseling 
  7. Melaksanakan kegiatan analisis hasil evaluasi belajar 
  8. Menyusun serta melaksanakan program tindak lanjut bimbingan dan konseling (BK) 
  9. Menyusun laporan pelaksanaan bimbingan dan konseling. 
Demikian peran dan tugas guru BK disekolah, semoga bermanfaat

0 Response to "Tugas dan peran guru BK di sekolah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel Link-was-info

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel