Iklan-atas-was-info1

Instrumen Penilaian Kinerja Guru Bimbingan Konseling (BK)

Instrumen Penilaian Kinerja Guru Bimbingan Konseling (BK)

Instrumen Penilaian Kinerja Guru Bimbingan Konseling (BK) / PKG Guru Bimbingan Konseling (BK) - PKG merupakan penilaian prestasi kerja profesi Guru Bimbingan Konseling (BK), prestasi atau capaian kinerja ini dikaitkan dengan peningkatan dan pengembangan karir Guru Bimbingan Konseling (BK). Dalam melakukan penilaian ini diperlukan Instrumen Penilaian Kinerja Guru Bimbingan Konseling (BK) (PKG) yang sudah standar sesuai dengan permendikbud. Instrumen PKG ini juga berlaku bagi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Kepala Program Keahlian, Kepala Bengkel, Guru Bimbingan Konseling (BK), Kepala Perpustakaan, Wali Kelas, Guru Bimbingan Konseling (BK) BP dan termasuk Kepala Unit Produksi SMK. PKG ini terkait langsung dengan kompetensi Guru Bimbingan Konseling (BK) seperti tercantum dalam Permendiknas Nomor 16 tahun 2007 tentang Pembelajaran, dan Permendiknas Nomor 27 tahun 2008 tentang Bimbingan dan Konseling. PKG menjamin bahwa Guru Bimbingan Konseling (BK) melaksanakan pekerjaannya secara profesional dan PKG juga menjamin bahwa layanan pendidikan yang diberikan oleh Guru Bimbingan Konseling (BK) adalah berkualitas 


Berikut ini adalah Instrumen Penilaian Kinerja Guru Bimbingan Konseling (BK) (Instrumen PKG Guru Bimbingan Konseling (BK): 



INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA GURU BIMBINGAN KONSELING
NO
KOMPTENESI GURU
SKOR YANG DIPEROLEH
2 1
[1] [2] [3] [4] [5]
1 Menguasai teori dan praksis pendidikan
1, Guru BK/Konselor dapat menunjukkan dalam perencanaan layanan BK, sesuai dengan landasan dan prinsip-prinsip pendidikan serta pembelajaran yang aktif, kreatif, mandiri, danberpusat pada peserta didik/konseli. V -- --
2, Guru BK/Konselor dapat menunjukkan dalam perencanaan layanan BK, sesuai dengan usia, tahap perkembangan, dan kebutuhan peserta didik/konseli. V -- --
3, Guru BK/Konselor dapat menunjukkan dalam perencanaan layanan BK, sesuai dengan keragaman latar belakang budaya, ekonomi, dan sosial peserta didik/konseli. V -- --
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 6
Skor maksimum  (2) 6
Nilai yang diperoleh 4
2, Mengalikasi perkembangan fisiologi dan psikologis serta perilaku konseli
1, Peserta didik/konseli diberi kesempatan dalam memperoleh layanan BK sesuai dengan kebutuhan perkembangan mental, emosional, fisik, dan gender V -- --
2, Peserta didik/konseli diberi kesempatan dalam memperoleh layanan BK sesuai dengan kebutuhan bakat, minat, dan potensi pribadi V -- --
3, Peserta didik/konseli diberi kesempatan dalam memperoleh layanan BK sesuai dengan harapan untuk melanjutkan pendidikan dan pilihan karir. V -- --
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 6
Skor maksimum  (2) 6
Nilai yang diperoleh 4
3, Menguasai esensi layanan BK dalam jalur, jenis dan jenjang satuan pendidikan
NO
KOMPTENESI GURU
SKOR YANG
DIPEROLEH
2 1
[1] [2] [3] [4] [5]
1, Layanan BK yang diprogramkan oleh guru BK/Konselor telah memenuhi esensi layanan pada jalur satuan pendidikan formal, nonformal dan informal V -- --
2, Layanan BK yang diprogramkan oleh  guru BK/Konselor telah memenuhi esensi layanan pada jenis satuan pendidikan umum, kejuruan, keagamaan, dan khusus. V -- --
3, Layanan BK yang diprogramkan oleh guru BK/Konselor telah memenuhi esensi layanan pada jenjang satuan pendidikan usia dini, dasar dan menengah, serta tinggi. V -- --
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 6
Skor maksimum  (2) 6
Nilai yang diperoleh 4
4, Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
1, Guru BK/konselor berpenampilan rapi dan bersih V -- --
2, Guru BK/knselor berbicara dengan santun dan jujur kepada

peserta didik/konseli
V -- --
3, Guru BK/konselor bersikap dan mendorong kepada peserta

didik/konseli untuk bersikap toleran
V -- --
4, Guru BK/konselor memperlihatkan konsistensi dan memotivasi peserta didik/konseli dalam melaksanakan

ibadah
V -- --
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 8
Skor maksimum  (2) 8
Nilai yang diperoleh 4
5, Menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan individualitas dan kebebasan memilih
1, Guru BK/Konselor merencanakan layanan BK yang mengacu kepada pengaplikasian pandangan dinamis tentang manusia sebagai mahluk bermoral spiritual, sosial, dan individu. -- V --
2, Pelayanan BK yang dirancang oleh Guru BK/Konselor mendorong kepada pengembangan potensi positif individu. V -- --
3, Rancangan pelayanan BK mengacu kepada kebutuhan dan masukan balik peserta didik/konseli. -- V --
4, Pelayanan BK dirancang untuk mengembangkan sikap toleran dalam menjunjung hak azasi manusia pada peserta V -- --
NO
KOMPTENESI GURU
SKOR YANG
DIPEROLEH
2 1
[1] [2] [3] [4] [5]
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 6
Skor maksimum  (2) 8
Nilai yang diperoleh 3
6, Menunjukkan integritas dan stabilitas kepribadian yang kuat
1, Guru BK/Konselor menunjukkan kepribadian, kestabilan emosi dan perilaku yang terpuji, jujur, sabar, ramah, dan konsisten V -- --
2, Guru BK/Konselor menunjukkan kepekaan dan bersikap empati terhadap keragaman dan perubahan V -- --
3, Guru BK/Konselor menampilkan toleransi tinggi terhadap peserta didik/konseli yang menghadapi stres dan frustasi V -- --
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 6
Skor maksimum  (2) 6
Nilai yang diperoleh 4
7, Mengimplementasikan kolaborasi internal di tempat bekerja
1, Guru BK/Konselor memotivasi peserta didik/konseli  untuk berpartisipasi aktif dalam layanan BK yang diberikan. -- V --
2, Guru BK/Konselor melaksanakan pelayanan BK yang efektif sesuai dengan rancangan untuk mencapai tujuan pelayanan BK dalam waktu yang tersedia -- V --
3, Guru BK/Konselor melaksanakan tugas layanan BK secara mandiri, disiplin, dan semangat agar peserta didik/konseli berpartisipasi secara aktif -- V --
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 3
Skor maksimum  (2) 6
Nilai yang diperoleh 2
8, Menampilkan kinerja berkualitas tiggi
1, Guru lain dapat menunjukkan contoh penggunaan hasil pelayanan BK untuk membantu peserta didik/konseli dalam proses pembelajaran yang dilakukannya. . V -- --
NO
KOMPTENESI GURU
SKOR YANG
DIPEROLEH
2 1
[1] [2] [3] [4] [5]
2, Guru BK/Konselor merencanakan pelayanan BK dengan menyertakan pihak-pihak terkait di sekolah. -- V --
3, Guru BK/Konselor dapat menunjukkan bukti bagaimana menjelaskan program dan hasil ayanan BK kepada pihak- pihak terkait di sekolah -- V --
4, Guru BK/Konselor dapat menunjukkan bukti permintaan guru lain untuk membantu penyelesaian permasalahan pembelajaran -- V --
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 5
Skor maksimum  (2) 8
Nilai yang diperoleh 3
9, Berperan dalam organisasi dan kegiatan profesi BK
1, Guru BK/Konselor mentaati Kode Etik organisasi profesi BK (seperti MGBK, ABKIN, atau organisasi profesi sejenis lainnya). V -- --
2, Guru BK/Konselor berpartisipasi aktif dalam proses pengembangan diri melalui organisasi profesi guru BK/Konselor V -- --
3, Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan organisasi profesi BK/Konselor untuk membangun kolaborasi dalam pengembangan program BK. -- V --
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 5
Skor maksimum  (2) 6
Nilai yang diperoleh 4
10, Mengimplementasikan kolaborasi antarprofesi
1, Guru BK/Konselor dapat menunjukkan bukti melakukan interaksi dengan organisasi profesi lain. V -- --
2, Guru BK/Konselor dapat berkolaborasi dengan institusi atau profesi lain untuk mencapai tujuan pelayanan BK. -- V --
3, Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan keahlian lain untuk membantu penyelesaian permasalahan peserta

didik/konseli sesuai kebutuhan.
-- V --
NO
KOMPTENESI GURU
SKOR YANG
DIPEROLEH
2 1
[1] [2] [3] [4] [5]
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 4
Skor maksimum  (2) 6
Nilai yang diperoleh 3
11, Menguasai konsep dan praksis penilaian (assessment) untuk memahami kondisi, kebutuhan, dan masalah konseli
1, Guru BK/Konselor dapat mengembangkan instrumen nontes (pedoman wawancara, angket, atau format lainnya) untuk keperluan pelayanan BK. -- V --
2, Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan instrumen nontes untuk mengungkapkan kondisi aktual peserta didik/konseli berkaitan dengan lingkungan -- V --
3, Guru BK/Konselor dapat mendeskripsikan  penilaian  yang digunakan dalam pelayanan BK yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik/konseli -- V --
4, Guru BK/Konselor dapat memilih jenis penilaian (Instrumen Tugas Perkembangan/ITP, Alat Ungkap Masalah/AUM, Daftar Cek Masalah/DCM, atau instrumen non tes lainnya) yang sesuai dengan kebutuhan layanan bimbingan dan konseling -- V --
5, Guru BK/Konselor dapat mengadministrasikan penilaian (merencanakan, melaksanakan, mengolah data) untuk mengungkapkan kemampuan dasar dan  kecenderungan pribadi peserta didik/konseli. -- V --
6, Guru BK/Konselor dapat mengadministrasikan penilaian (merencanakan, melaksanakan, mengolah data) untuk mengungkapkan masalah peserta didik/konseli (data catatan pribadi, kemampuan akademik, hasil evaluasi belajar, dan hasil psikotes). -- V --
7, Guru BK/Konselor dapat menampilkan tanggung jawab profesional sesuai dengan azas BK (misalnya kerahasiaan, keterbukaan, kemutakhiran, dll.) dalam praktik penilaian -- V --
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 7
Skor maksimum  (2) 14
NO
KOMPTENESI GURU
SKOR YANG
DIPEROLEH
2 1
[1] [2] [3] [4] [5]
12, Menguasai kerangka teoritik dan praksis BK
1, Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan hakikat pelayanan BK (tujuan, prinsip, azas, fungsi, dan landasan). V -- --
2, Guru BK/Konselor dapat menentukankan arah profesi bimbingan dan konseling (peran sebagai guru BK/konselor). V -- --
3, Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan dasar-dasar pelayanan BK. V -- --
4, Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan pelayanan BK sesuai kondisi dan tuntutan wilayah kerja. V -- --
5, Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan pendekatan

/model/jenis pelayanan dan kegiatan pendukung
bimbingan dan konseling. -- V --
6, Guru BK/Konselor dapat mengaplikasikan praktik format (kegiatan) pelayanan BK. V -- --
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 11
Skor maksimum  (2) 12
Nilai yang diperoleh 4
13, Merancang program BK
1, Guru BK/Konselor dapat menganalisis kebutuhan peserta didik/konseli. V -- --
2, Guru BK/Konselor dapat menyusun program pelayanan BK yang berkelanjutan berdasar kebutuhan peserta didik/konseli secara komprehensif dengan pendekatan perkembangan -- V --
3, Guru BK/Konselor dapat menyusun rencana pelaksanaan program pelayanan BK. -- V --
4, Guru BK/Konselor dapat merencanakan sarana dan biaya penyelenggaraan program  pelayanan BK V -- --
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 6
Skor maksimum  (2) 8
NO
KOMPTENESI GURU
SKOR YANG DIPEROLEH
2 1
[1] [2] [3] [4] [5]
14, Mengimplementasikan program BK yang komprehensif
1, Guru BK/Konselor dapat melaksanakan program pelayanan BK. V -- --
2, Guru BK/Konselor dapat melaksanakan pendekatan kolaboratif dengan pihak terkait dalam pelayanan BK. V -- --
3, Guru BK/Konselor dapat memfasilitasi perkembangan akademik, karier, personal/ pribadi, dan sosial peserta didik/konseli. V -- --
4, Guru BK/Konselor dapat mengelola sarana dan biaya program pelayanan BK. -- V --
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 7
Skor maksimum  (2) 8
Nilai yang diperoleh 4
15, Menilai proses dan hasil kegiatan BK
1, Guru BK/Konselor dapat melakukan evaluasi proses dan hasil program pelayanan BK. V -- --
2, Guru BK/Konselor dapat melakukan penyesuaian kebutuhan peserta didik/konseli dalam proses pelayanan BK. V -- --
3, Guru BK/Konselor dapat menginformasikan hasil pelaksanaan evaluasi pelayanan BK kepada pihak terkait. -- V --
4, Guru BK/Konselor dapat menggunakan hasil pelaksanaan evaluasi untuk merevisi dan mengembangkan program pelayanan BK berdasarkan analisis kebutuhan. -- V --
Jumlah Skor yang diperoleh  (1) 6
Skor maksimum  (2) 8
Nilai yang diperoleh 3
16, Penilaian dan Evaluasi
1, Guru BK/Konselor dapat memberdayakan kekuatan pribadi, dan keprofesionalan guru BK/konselor. V -- --
2, Guru BK/Konselor dapat meminimalisir  dampak lingkungan

dan keterbatasan pribadi guru BK/konselor.
3, Guru BK/Konselor dapat menyelenggarakan pelayanan BK sesuai dengan kewenangan dan kode etik profesional guru BK/konselor
4, Guru BK/Konselor dapat mempertahankan objektivitas dan menjaga agar tidak larut dengan masalah peserta didik/konseli.
5, Guru BK/Konselor dapat melaksanakan layanan pendukung sesuai kebutuhan peserta didik/konseli (misalnya alih tangan kasus, kunjungan rumah, konferensi kasus, instrumen bimbingan, himpunan data)
6, Guru BK/Konselor dapat menghargai identitas profesional dan pengembangan profesi.
7, Guru BK/Konselor dapat mendahulukan kepentingan peserta didik/konseli daripada kepentingan pribadi guru BK/konselor.
Jumlah Skor yang diperoleh  (1)
Skor maksimum  (2)
17 Menguasai konseling dan praksis penelitian dalam BK
1, Guru BK/Konselor dapat mendeskripsikan jenis dan metode penelitian dalam BK. V -- --
2 Guru BK/Konselor mampu merancang penelitian dalam BK. -- V --
3 Guru BK/Konselor dapat melaksanakan penelitian dalam BK. V -- --
4 Guru BK/Konselor dapat memanfaatkan hasil penelitian dalam BK dengan mengakses jurnal yang relevan. -- V --
Jumlah Skor yang diperoleh  (1)
Nilai yang diperoleh
Nilai yang diperoleh Kompetensi 1 sampai dengan 17

0 Response to "Instrumen Penilaian Kinerja Guru Bimbingan Konseling (BK)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel Link-was-info

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel