-->

Iklan-atas-was-info1

Perbedaan Kurikulum Merdeka dengan K13 PAUD

Perbedaan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum 2013 (K13) PAUD

Untuk melihat perbedaan Kurikulum Merdeka dengan K13 PAUD, SD/SDLB/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK/SMAK dapat dilihat dari hal berikut:

Kerangka Dasar
Kompetensi yang dituju
Struktur Kurikulum
Pembelajaran
Penilaian
Perangkat ajar yang disediakan pemerintah
Perangkat Kurikulum

Untuk mengetahui Perbedaan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum 2013 (K13) PAUD, mari kita lihat mulai dari Kerangka dasar, Kompetensi yang dituju, Struktur Kurikulum, Pembelajaran, Penilaian, Perangkat ajar serta Perangkat Kurikulum.

 
Perbedaan Kurikulum Merdeka dengan K13 PAUD

Kerangka Dasar


Kurikulum Merdeka

Rancangan landasan utama Kurikulum Merdeka adalah tujuan Sistem Pendidikan Nasional dan Standar Nasional Pendidikan.

Mengembangkan profil pelajar Pancasila pada peserta didik

Kurikulum 2013 (K13)

Rancangan landasan utama Kurikulum 2013 adalah tujuan Sistem Pendidikan Nasional dan Standar Nasional Pendidikan

Kompetensi yang dituju


Kurikulum Merdeka

Capaian Pembelajaran (CP) untuk satu fase perkembangan anak usia dini, disebut sebagai Fase Fondasi

Capaian Pembelajaran dinyatakan dalam paragraf yang merangkaikan pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk mencapai, menguatkan, dan meningkatkan kompetensi anak usia dini dalam nilai agama dan moral, perkembangan dan identitas diri, serta kompetensi literasi,numerasi, sains, teknologi, rekayasa, dan seni.

Capaian Pembelajaran diharapkan dapat dicapai di akhir layanan PAUD (usia 5-6 tahun)

Kurikulum 2013 (K13)

Kompetensi Dasar (KD) yang berupa lingkup dan urutan (scope and sequence) yang dikelompokkan pada empat Kompetensi Inti (KI) yaitu: Sikap Spiritual, Sikap Sosial, Pengetahuan, dan Keterampilan

KD disusun dari 6 aspek perkembangan, dinyatakan dalam bentuk point-point dan diurutkan, merupakan gambaran pencapaian STPPA di akhir layanan PAUD usia 6 tahun

Struktur Kurikulum


Kurikulum Merdeka

Struktur Kurikulum pada PAUD (TK/RA/BA, KB, SPS, TPA), terdiri atas:

1. kegiatan pembelajaran intrakurikuler

Kegiatan pembelajaran intrakurikuler dirancang agar anak dapat mencapai kemampuan yang tertuang di dalam capaian pembelajaran.

Intisari kegiatan pembelajaran intrakurikuler adalah bermain bermakna sebagai perwujudan “Merdeka Belajar, Merdeka Bermain”.

Kegiatan yang dipilih harus memberikan pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi anak. Kegiatan perlu didukung oleh penggunaan sumber-sumber belajar yang nyata dan ada di lingkungan sekitar anak.

Sumber belajar yang tidak tersedia secara nyata dapat dihadirkan dengan dukungan teknologi dan buku bacaan anak.

2. projek penguatan profil pelajar Pancasila.

Projek penguatan profil pelajar Pancasila bertujuan untuk memperkuat upaya pencapaian profil pelajar Pancasila yang mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak untuk PAUD).

Penguatan profil pelajar Pancasila di PAUD dilakukan dalam konteks perayaan tradisi lokal, hari besar nasional, dan internasional. Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila menggunakan alokasi waktu kegiatan di PAUD.

Alokasi waktu pembelajaran di PAUD usia 4 - 6 tahun paling sedikit 900 (sembilan ratus) menit per minggu. Alokasi waktu di PAUD usia 3 - 4 tahun paling sedikit 360 (tiga ratus enam puluh) menit per minggu

Kurikulum 2013 (K13)

Jam Pelajaran (JP) diatur 900 menit per minggu.

Satuan PAUD

untuk kelompok usia 4-6 tahun yang tidak dapat melakukan pembelajaran 900 menit per minggu wajib melaksanakan pembelajaran 540 menit dan ditambah 360 menit pengasuhan terprogram.

Pembelajaran


Kurikulum Merdeka

Bermain-belajar. Pembelajaran anak usia dini berpusat pada anak.

Kegiatan berbasis buku bacaan anak untuk menguatkan kompetensi literasi

Orientasi pembelajaran untuk mencapai well-being anak, dengan Capaian Pembelajaran sebagai acuan dan memperhatikan aspek perkembangan

Penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler.

Satuan pendidikan dapat menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran.

Tidak ada alur untuk tujuan pembelajaran

Kurikulum 2013 (K13)

Pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah pendekatan saintifik.

Menggunakan prinsip pembelajaran anak usia dini:

  1. Belajar melalui bermain Anak di bawah usia 6 tahun berada pada masa bermain.
  2. Berorientasi pada perkembangan anak.
  3. Berorientasi pada kebutuhan anak
  4. Berpusat pada anak.
  5. Pembelajaran aktif
  6. Berorientasi pada pengembangan nilai-nilai karakter
  7. Berorientasi pada pengembangan kecakapan hidup
  8. Didukung oleh lingkungan yang kondusif
  9. Berorientasi pada pembelajaran yang demokratis
  10. Pemanfaatan media belajar, sumber belajar, dan narasumber

Penilaian


Kurikulum Merdeka

Tidak ada pemisahan antara penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Teknik dan waktu pelaksanaan asesmen ditentukan oleh guru.

Teknik asesmen dan instrumen diantaranya:

  • Observasi
  • Catatan anekdot
  • Foto berseri
  • Checklist
  • Portofolio
  • Teknik dan instrumen lain yang dapat dimodifikasi sekolah

Pelaporan tertulis ke orang tua minimal 6 bulan sekali, yang berisi deskripsi kemajuan Capaian Pembelajaran anak, dan laporan atau komunikasi lisan dengan orang tua dapat dilakukan kapan saja

Kurikulum 2013 (K13)

Teknik dan instrumen penilaian:

  • Pengamatan atau observasi
  • Percakapan
  • Penugasan
  • Unjuk kerja
  • Penilaian hasil karya
  • Pencatatan anekdot
  • Portofolio

Catatan penilaian proses dan hasil belajar perkembangan anak dimasukkan ke dalam format rangkuman penilaian mingguan atau bulanan untuk dibuat kesimpulan sebagai dasar laporan perkembangan anak kepada orang tua.

  • Pelaporan adalah kegiatan mengomunikasikan hasil penilaian tentang tingkat pencapaian perkembangan anak
  • Bentuk pelaporan berupa deskripsi pertumbuhan fisik dan perkembangan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan anak yang dilaporkan kepada orang tua dilengkapi dengan lampiran hasil portofolio.
  • Teknik pelaporan dilakukan dengan cara bertatap muka
  • Pelaporan secara tertulis diberikan kepada orang tua minimal sekali untuk setiap 6 bulan, sedangkan pelaporan secara lisan dapat diberikan sesuai kebutuhan.

Perangkat ajar yang disediakan pemerintah


Kurikulum Merdeka

Buku panduan pendidik PAUD:

  • Panduan Pengembangan Pembelajaran
  • Panduan Pengembangan Pembelajaran elemen CP Nilai Agama dan Budi Pekerti
  • Panduan Pengembangan Pembelajaran elemen CP Jati Diri
  • Panduan Pengembangan Pembelajaran elemen CP Dasar-dasar Literasi dan STEAM
  • Panduan Bermain Berbasis Buku
  • Panduan Contoh Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
  • Panduan Penyusunan Laporan Capaian Pembelajaran

Kurikulum 2013 (K13)

  • Buku Panduan Pendidik PAUD untuk anak usia 4-5 Tahun
  • Buku Panduan Pendidik PAUD untuk anak usia 5-6 tahun
  • 22 model buku PAUD


Perangkat Kurikulum


Kurikulum Merdeka

  • Panduan pengembangan kurikulum operasional sekolah
  • Panduan pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila
  • Panduan pendidikan khusus

Kurikulum 2013 (K13)

  • Buku kerangka dasar PAUD
  • Buku pedoman pengelolaan kelas
  • Buku pedoman pengembangan tema pembelajaran
  • Buku pedoman penilaian pembelajaran
  • Buku pedoman penyusunan SOP
  • Buku Pedoman apa mengapa kurikulum 2013
  • Buku pedoman penanaman sikap
  • Buku pedoman pengelolaan pembelajaran
  • Buku pedoman penyusunan kurukulum KTSP PAUD

Demikian Perbedaan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum 2013 (K13) PAUD yang di kutip dari https://kurikulum.kemdikbud.go.id/

Selain Perbedaan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum 2013 (K13) PAUD silahkan baca juga:




0 Response to "Perbedaan Kurikulum Merdeka dengan K13 PAUD"

Post a Comment

Iklan-link-was-info

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel