-->

Iklan-atas-was-info1

Format Kartu Katalog Perpustakaan

Dalam buku Panduan Kerja Tenaga Perpustakaan dijelaskan bahwa Katalogisasi adalah merupakan kegiatan mendeskripsikan data bibliografi dan bahan perpustakaan serta membuat entri dalam kartu atau daftar mengenai buku dan bahan perpustakaan lainnya yang ada dalam koleksi perpustakaan yang disusun sesuai dengan format Kartu Katalog Perpustakaan menurut aturan tertentu.

Format Kartu Katalog Perpustakaan dalam Katalogisasi dimulai dengan kegiatan pengatalogan deskriptif yaitu menentukan tajuk entri utama dan tajuk entri tambahan. Kegiatan pengatalogan ini berpedoman pada Peraturan Katalogisasi Indonesia yang bersumber pada peraturan pengatalogan standar internasional yaitu The Anglo American Cataloguing Rules (AACR).

Langkah berikutnya dalam membuat format Kartu Katalog Perpustakaan adalah melakukan Klasifikasi. Klasifikasi merupakan kegiatan menganalisis isi bahan perpustakaan dan menetapkan kode menurut sistem yang tepat. Penetapan nomor klasifikasi dan tajuk subjek bahan perpustakaan menggunakan sarana bantu Klasifikasi Desimal Dewey dan Tajuk Subjek Perpustakaan. Sistem klasifikasi dan tajuk subjek tersebut perlu dipahami untuk menjamin kelancaran proses pengklasifikasian dan ketaatasasan. Selanjutnya, berdasarkan nomor klasifikasi itu dibuat nomor panggil buku untuk mempermudah penempatan buku di rak.

Kegiatan katalogisasi dan klasifikasi bahan perpustakaan terdiri atas beberapa tahapan yang meliputi

  • memeriksa kesesuaian buku yang dikirim oleh bagian pengembangan koleksi dengan daftar pengiriman;
  • melalukan analisis subjek buku yang akan diolah dengan cara memeriksa judul buku, daftar isi, kata pengantar atau pendahuluan, daftar pustaka atau bibliografi serta membaca sebagian atau keseluruhan dari sumber lain, seperti katalog, kamus, tinjauan buku, dan abstrak untuk menentukan subjek buku tersebut;
  • menentukan tajuk subjek bahan perpustakaan;
  • menentukan nomor klasifikasi bahan perpustakaan dengan cara melihat nomor klasifikasi yang tercantum pada buku Daftar Tajuk Subjek Perpustakaan atau buku Dewey Decimal Classification.
  • memasukkan data bibliografi bahan perpustakaan ke dalam kartu katalog dan/atau lembar kerja perpustakaan, dengan cara memasukkan data informasi buku, yang meliputi daerah judul; penanggung jawab; edisi; cetakan; impresium (kota terbit, penerbit, dan tahun terbit); kolasi (jumlah halaman, ilustrasi, ukuran buku, dan lampiran); seri buku; catatan (jumlah eksemplar, judul asli, bibliografi/daftar pustaka, indeks, dan ISBN); dan jejakan (kartu tambahan yang perlu dibuat untuk melengkapi kartu utama yang terdiri atas subjek, judul, pengarang tambahan, dan seri).
  • melengkapi bahan perpustakaan dengan label buku (nomor panggil) dan/atau pemasangan barcode serta sampul;
  • mengirimkan bahan perpustakaan ke bagian pelayanan pengguna; dan
  • menyusun data pengolahan koleksi perpustakaan.

Setelah melakukan katalogisasi dan klasifikasi bahan perpustakaan, langkah selanjutnya adalah pembuatan format kartu katalog. Kartu Katalog perpustakaan ini kemudian digandakan sesuai dengan kebutuhan seperti (katalog pengarang, katalog judul, katalog subjek dan jejakan lain) yang dijajarkan pada laci-laci katalog. Kartu katalog perpustakaan berukuran 7,5 cm x 12,5 cm dan terbuat dari karton manila pada bagian tengah bawah kartu diberi lubang yang berguna sebagai tempat mengikatkan tali agar tidak mudah lepas dari susunannya.

Berikut ini contoh format kartu katalog perpustakaan sesuai dengan buku panduan kerja tenaga perpustakaan

Format Kartu Katalog Perpustakaan

Format Kartu Katalog Perpustakaan


0 Response to "Format Kartu Katalog Perpustakaan"

Post a comment

Iklan Atas Artikel Link-was-info

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel