Iklan-atas-was-info1

Makna memperingati Idul Adha dengan menyembelih hewan kurban

Idul Adha dengan menyembelih hewan kurban
Idul Adha merupakan sebuah hari raya bagi umat Islam. Iduladha bagi umat Islam diperingati sebagai peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih Putranya, karena itu merupakan perintah Allah maka Nabi Ibrahim bersedia untuk mengorbankan putranya. Putra Nabi Ibrahim pun bersedia disembelih untuk Allah, karena keiklasan Nabi Ibrahim dan Putranya akhirnya sembelihan itu digantikan oleh-Nya dengan domba.

Pada hari raya Idul Adha ini, tepatnya di pagi hari umat Islam berkumpul untuk melakukan sholat Ied berjamaah di tanah lapang atau di masjid, seperti ketika merayakan Idulfitri. Setelah shalat, dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban, kemudian daging dari hewan kurban tersebut dibagikan ke masyarakat sekitar, terutama bagi orang yang kurang mampu. 

Hewan kurban bisa berupa sapi maupun kambing dengan syarat syarat tertentu. Penyebelihan hewan kurban ini untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.

Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, dengan kata lain bahwa Idul Adha jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idulfitri. Pada hari raya Idul Adha ini dan juga beserta hari-hari Tasyrik diharamkan berpuasa bagi umat Islam.

Pusat perayaan Idul Adha bagi umat Islam adalah sebuah desa kecil di Arab Saudi yang bernama Mina, dekat kota Mekkah. Di desa ini ada tiga tiang batu yang melambangkan atau simbol Iblis dan harus dilempari batu oleh umat Muslim yang sedang naik Haji.

Idul Adha merupakan puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim diseluruh dunia. Idul Adha juga disebut sebagai Idul Qurban (hari raya qurban) atau Lebaran Haji.

0 Response to "Makna memperingati Idul Adha dengan menyembelih hewan kurban"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel Link-was-info

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel